Pada Android Market, pengguna Android dihadapkan pada banyak pilihan untuk menggunakan aplikasi untuk bercicit-cuit. Berbeda dengan aplikasi Facebook yang hanya memberikan 2 pilihan, yaitu Facebook for Android dan Friendcaster for Facebook. Namun pada beberapa twitter client di Android juga memberikan akses untuk memantau News Feed dan melakukan update status untuk Facebook dan Twitter secara bersamaan.
Semua pengembang aplikasi Twitter di Android tentunya berlomba-lomba untuk menghasilkan aplikasi yang terbaik dan nyaman dipakai oleh pengguna. Sebagai komparasi atau perbandingan, ada baiknya saya membuat parameter untuk mengulasnya disini. Parameternya akan saya sajikan di list item fitur umum serta kelebihan dan kekurangan pada setiap aplikasi.
1. Twitter for Android
Official app dari Twitter ini memiliki user interface yang terlihat cerah dan simple. Hampir semua fitur yang ada di Twitter versi web (twitter.com) tersaji di aplikasi ini, termasuk fitur Discover yang bisa melihat top stories global. Pada bagian Connect / kolom mention, akan tertampil siapa saja yang me-mention username pengguna dan melihat siapa saja yang meretweet (secara Twitter retweet) dan siapa saja yang mem-favorite tweet pengguna.
Push notification adalah nilai tambah bagi Twitter for Android. Dan pada saat ini Twitter client yang memiliki fitur pemberitahuan secara aktual hanya dimiliki oleh aplikasi ini.
Fitur umum:
- Auto complete username : Ya
- Media upload : YFrog, Twitpic (tanpa pilihan kompresi gambar yang akan diunggah)
- Penampil media : Yfrog, Twitpic
- Dukungan multi akun: Ya (hanya Twitter)
- Menambahkan informasi Geo Location : Ya
- Penampil map dari Geo Location : Ya
- Penyingkat URL : Ya (menggunakan t.co)
- Refresh interval : Ya
- Move to SD card (external storage) : tidak
- Dukungan pada layar tablet : Ya
Kelebihan:
- User interface cerah dan mudah digunakan
- Push notification
- Informasi interkasi antar pengguna komplit (mention, follower, favorites)
Kekurangan:
- Penampil media yang tidak bisa menampilkan Lockerz dan Instagram
- Pemakaian baterai boros, karena sistem push notification dan warna latar putih
2. TweetDeck
Fiturnya tak jauh beda dengan Tweetdeck versi desktop sebelum diambil alih oleh Twitter.inc. Warna latarnya yang “ambience” akan nyaman dilihat dan terdapat opsi pengaturan besar font dalam skala pixel.
Seperti kenyamanan mengelola beberapa buah akun Twitter dalam satu aplikasi seperti pada aplikasi desktopnya, TweetDeck for Android juga mengakomodasinya. Perpindahan dari satu kolom ke kolom yang lain sangat nyaman karena didukung dengan model slide gesture. Posisi dari setiap kolomnya bisa diatur sesuai dengan keinginan pengguna.
Jika anda memiliki akun Facebook, Foursquare dan Google Buzz (RIP) dan ingin mengelolanya dengan satu aplikasi, gunakan TweetDeck. Dimana dari satu pilihan social media itu bisa di isi dengan lebih dari satu akun.
Fitur umum:
- Auto complete username : Tidak
- Media upload : YFrog, Twitpic (tanpa pilihan kompresi gambar yang akan diunggah)
- Penampil media : Yfrog, Twitpic, Instagram
- Dukungan multi akun: Ya (Twitter, Facebook, Foursquare, Buzz (RIP))
- Menambahkan informasi Geo Location : Ya
- Penampil map dari Geo Location : Ya
- Penyingkat URL : Ya (menggunakan bit.ly)
- Refresh interval : Ya
- Move to SD card (external storage) : tidak
- Dukungan pada layar tablet : Ya
Kelebihan:
- Tema warna tampilan yang nyaman dipandang (berpengaruh pada ketahanan baterai)
- Ukuran font bisa disesuaikan
- Slide gesture untuk perpindahan kolom
- Refresh interval : Ya (bisa diatur pada setiap kolom dari 3 menit sampai 6 jam sekali)
- Terdapat fitur pengalihbahasaan (Translate)
Kekurangan:
- Tidak terdapat fasilitas autocomplete username
- Setelah diambil alih Twitter, aplikasi ini tidak diupdate dan dihapus dari website resmi TweetDeck
TweakDeck
Twitter adalah pembunuh Tweetdeck! Inilah reaksi geram dari beberapa fans dari TweetDeck. Karena tidak ada update dari Twitter untuk aplikasi ini. Beruntunglah ada seorang pengembang yang berbaik hati mengoprek dan menyempurnakan aplikasi ini, Paul O Brien. TweakDeck menggunakan core TweetDeck, jadi dari sisi tampilan tidak ada yang berubah. Termasuk dalam soal auto complete username. Namun perbaikan dan penambahan beberapa fitur dan fungsi dari TweetDeck sudah membahagiakan fans yang geram tadi, termasuk saya. Terbukti dengan hanya 2 minggu, aplikasi ini sudah diunduh oleh 50.000 pengguna dan ratingnya cukup baik, 4.6 dari 5.0.
Fitur umum sama seperti TweetDeck namun penambahannya adalah:
- Penampil media: + Lockerz dan link gambar url (http://virtuemagz.com/admin-ganteng.jpg) bisa langsung tertampil
- Move to SD card (external storage) sudah didukung
- Perbaikan notifikasi untuk Facebook
- Fungsi Translate diperbaharui
- Pemanjang tweet (tweet longer) kembali bisa menggunakan Deck.ly
3. Hootsuite
Hampir sama dengan Tweetdeck, Hootsuite juga dapat digunakan untuk mengelola beberapa akun secara bersamaan. Namun jika Anda adalah pengelola akun sosial media serius yang ingin menghasilkan laporan berapa jumlah klik dari url yang disebar, anda bisa menggunakan aplikasi ini. Tentunya untuk menikmati versi PRO, Anda harus mengeluarkan sejumlah uang.
Hootsuite mendukung multi akun dari Twitter, Facebook, LinkedIn, and Foursquare. Namun sayang, media pengunggah gambar hanya diberikan satu pilihan, yaitu memakai ow.ly sehingga twitter client yang lain tidak bisa menampilkannya.
Fitur umum:
- Auto complete username : Ya
- Media upload : Ow.ly (dengan pilihan kompresi gambar yang akan diunggah)
- Penampil media : Yfrog, Twitpic, Instagram namun akan ditampilkan dalam browser bawaan Hootsuite
- Dukungan multi akun: Ya (Twitter, Facebook, Foursquare, LinkedIn)
- Menambahkan informasi Geo Location : Ya
- Penampil map dari Geo Location : Ya
- Penyingkat URL : Ya (menggunakan ow.ly)
- Refresh interval : Ya
- Move to SD card (external storage) : ya
Kelebihan:
- Tersinkron dengan akun yang ada di website
Kekurangan:
- Aplikasi ini laggy dan banyak mengkonsumsi baterai
- Media upload yang hanya diberikan pilihan dengan Ow.ly
4. Twicca
Aplikasi dari Jepang ini adalah aplikasi Twitter client terkomplit dari sisi fitur umumnya, hanya minus dukungan terhadap multi akun. Banyak plug-in pendukung dan secara native bisa menampikan media (gambar) dari banyak penyedia layanan gambar (Molome, Posterous, Streamzoo, Twipple Photo dan lain sebagainya). Salah satu nilai tambahnya adalah, aplikasi ini adanya fitur mute.
Banyaknya media yang bisa ditampilkan dari aplikasi ini, menurut saya masih saja ada kekurangannya. Gambar yang ditampilkan jelek atau berbeda dengan gambar aslinya.
Fitur umum
- Auto complete username : Ya
- Media upload : Twitpic namun ada plugin tambahan yang bisa mengunggah gambar ke Flickr, YFrog dan Lockerz
- Penampil media : Ya dengan banyak media yang didukung secara inline
- Dukungan multi akun: Tidak
- Menambahkan informasi Geo Location : Ya
- Penampil map dari Geo Location : Ya
- Penyingkat URL : Ya (menggunakan bit.ly)
- Refresh interval : Ya
- Move to SD card (external storage) : Ya
Kelebihan:
- Terdapat fitur mute
- Penampil media yang didukung dengan banyak pilihan
- Ringan
- Tema warna tampilan bisa diatur gelap dan terang
- Terdapat banyak pengaturan lainnya
- Dapat memberi warna tersendiri untuk pengguna lainnya
Kekurangan:
- Tidak mendukung multi akun
- Pratayang media gambar tidak optimal
*** nb: Di market terdapat dukungan multi akun untuk Twicca, namun saya jajal di Galaxy Ace tidak bisa.
5. Tweetcaster for Twitter
Jika Anda merasa Twitter for Android minim fitur dan Twicca malah banjir fitur. Mungkin Tweetcaster for Android bisa menjadi pilihan yang tepat. Aplikasi ini sangat ringan dan fiturnya sudah pas untuk nge-tweet. Tweetcaster for Android terkenal dengan fitur Zip-nya, dimana fungsi ini adalah seperti mute tapi berbentuk resleting. Jadi jika Anda sedang me-mute pengguna lain dan kebetulan pengguna itu sedang ngetweet, maka dia akan tampil dalam resleting.
Fitur umum
- Auto complete username : Ya
- Media upload : Twitpic, YFrog, Lockerz (dengan pilihan kompresi gambar yang akan diunggah)
- Penampil media : Twitpic, YFrog, Lockerz
- Dukungan multi akun: Ya
- Menambahkan informasi Geo Location : Ya
- Penampil map dari Geo Location : Ya
- Penyingkat URL : Ya (menggunakan bit.ly, is.gd, goo.gl)
- Refresh interval : Ya
- Move to SD card (external storage) : Ya
- Dukungan pada layar tablet : Ya
Kelebihan:
- Terdapat fitur mute (Zip)
- Ringan
- Tema warna tampilan bisa diatur gelap dan terang format biasa atau bubble
- Dapat memberi warna tersendiri untuk pengguna lainnya
Kekurangan:
- Tidak ada kekurangan dari aplikasi ini, standar. Namun menurut saya pribadi, aplikasi ini membosankan.
Jadi, apa twitter client favorit Anda?
Jika ponsel Anda Symbian, mungkin bisa meluncur ke artikel Virtuemagz, Twitter Client Terbaik Untuk Ponsel Symbian














