Home » News & Social Media » Demografi Facebook vs Twitter Di Tahun 2010

Demografi Facebook vs Twitter Di Tahun 2010

Nampaknya 2010 adalah tahun kejayaan bagi raksasa social media, Facebook dan Twitter. Brand dari kedua produk tersebut sangat nyaring terdengar di abad ini. Semula hanya dianggap sebagai gaya hidup, tahun ini rupanya telah berubah fungsi menjadi suatu kebutuhan.

Ambil contoh dari Facebook, dengan data secara global, hampir dari setengah penggunanya selalu login setiap hari dan tidak sedikit yang mengakses situs jejaring sosial ini lewat ponsel (baik yang “smart” atau biasa saja” :) ). Pengguna selalu haus akan informasi yang tertampil di dalamnya, begitu pula sebaliknya, banyak yang mengunggah informasi berupa link, foto, video, atau informasi lewat status updates ketika pengguna menganggap itu menarik. Semua di bagikan dan keberadaan ponsel juga mempermudah aktivitas itu ketika pengguna sedang diluar dan tidakdapat mengakses lewat PC. Itulah sebabnya kenapa Facebook memberikan kata sugentif ini di homepage mereka. “Heading out? Stay connected. Visit facebook.com on your mobile phone.”

Demikian juga pemanfaatan Facebook sebagai ruang perkenalan sebuah brand ke publik, 40% pengguna memantau perkembangan sebuah brand dari Facebook dan 51% dari mereka akhirnya membeli produk dari brand tersebut. Untuk mengedukasi pasar tentang produknya, brand yang menggunakan Facebook tentunya mendapat keuntungan positif dari sini. Tak hanya itu, masih banyak yang positif dari Facebok dan lebih luas dari social media, seperti salah satunya, pemanfaatan social media untuk fans olahraga.

Untuk Twitter, berbanggalah sebagai pengguna dari Indonesia karena kita adalah satu penyumbang Global Trending Topic (TT) di produk sosial perkicauan ini. hehe.

Twitter berkembang pesat di tahun 2010 ini, jika tidak mengacu pada demorafi global di bawah, pengguna Twitter di Indonesia mengalami perkembangan baik dari pertumbuhan pengguna atau keaktifannya. Darimana datanya, saya sudah mencari-cari data pengguna dari Indonesia di penghujung tahun ini tapi belum ketemu makanya sekarang bermain analogi saja dengan berdasar pada kuantitas Indonesia dalam mencetak Global Trending Topic tadi.

Sama dengan Facebook, Twitter juga memberikan akses pengguna dengan mobile interface yang nyaman. Tetapi Twitter sendiri memang “hidup” di 3rd party application atau bahasa ringkasnya twitter client. Contohnya penggunaan Uber Twitter di Smartphone BB dan iPhone, Gravity di Symbian, dan Snaptu di Java. Twitter juga sering mengupdate fitur multimedia mereka, 2 minggu yang lalu mereka juga menambahkan multimedia partner seperti blip.tv, SlideShare, Instagram, dan lain-lain.

Dengan kemampuan penyebaran berita secara cepat dan ringkas karena biasanya hanya headline, Twitter mencetak prosentase 52% dalam keaktifan user dalam melakukan update status.

Brand follower di Twitter juga bisa dibilang efektif, 67% dari 25% bisa membeli produk dari brand yang diikuti oleh pengguna.

Lebih lengkapnya, data akan tersaji pada Facebook vs Twitter a breakdown of 2010 social demographics di bawah ini. (Sumber: http://www.digitalsurgeons.com/facebook-vs-twitter-infographic/)

Facebook dan Twitter Demografi 2010

Leave a Reply

Scroll To Top