Pesaing Dropbox telah tiba? Sebelum menyama-nyamakan produk baru simbah ini dengan layanan cloud storage publik lainnya, saya mengajak untuk menikmati beberapa screenshoot di bawah ini:
Ya, tampilan di atas adalah screenshoot dari aplikasi Google Drive pada ponsel Android yang sudah ada di Play Store. Ini bukan aplikasi yang “fresh from the oven”, kan? Karena sejatinya Google Drive ini hanya memperbaharui produk Google sebelumnya, Google Docs.
Pun dengan aplikasi web-nya, datang-datang sudah disuguhi tampilan khas dari Google Docs dan file-file saya langsung membuat saya tidak lupa diri..
Saya belum berpikiran bahwa Google Drive ini adalah pesaing Dropbox karena “pandangan pertama” sudah jatuh kepada, “Ah,, ini hanya update dan penambahan fitur desktop dari Google Docs”. Namun bisa saja pikiran saya tentang ini salah besar.
Belum mencoba apakah Google Drive bisa difungsikan sebagai repository yang dipadukan dengan GIT seperti pada artikel Git+Dropbox, 7 Langkah Backup Repository Privat. Karena Google Drive sendiri juga baru saja launching dan artikel ini bersifat intipan..
Namun inilah beberapa layanan yang ditawarkan Google Drive:
- User diberikan modal sebesar 5GB secara gratis. Upgrade kapasitas sebesar 25 GB dikenakan biaya $2.49/bulan, 100GBÂ $4.99/bulan, atau 1TB $49.99/bulan.
- File berupa dokumen (Office) tidak dihitung besarannya. Atau file-file tersebut tidak akan mengikis kuota penyimpanan.
- Drive memiliki kemampuan untuk membuka kurang lebih 30 tipe file secara native di browser. (Adobe Photoshop, Illustrator dan video HD)
Lalu, apa kesan pertama Anda mengenai Google Drive ini? Berkesan atau terlalu jauh dari ekspetasi?







belum ada dukungkan ke linux seperti dropbox dan saya juga belum bisa buka webapps-nya di drive.google.com :p
situ dianggep sandbox yah sama google…? hihihi
Masih tetap setia dengan dropbox
Tutorials that you make it very easy to learn and very rewarding. Thank you.